Review Buku #19: Atomic Habit
February 21, 2023Beberapa tahun puasa dari buku umum, akhirnya tahun ini saya memutuskan untuk kembali menyicipinya. Selamat berbuka puasa.. 😁
Memakai kaca mata kuda dan meninggalkannya cukup lama, bukan karena tanpa alasan. Tapi saya menyadari, bahwa sebelum melangkah, membekali diri dengan ilmu agama adalah syarat mutlak. Sehingga ketika membaca buku umum, yang ada hanyalah membuat iman semakin bertambah, semakin dekat dengan Allah, & semakin memudahkan saya dalam beribadah. Bukan malah meragukan agama/syari'at atau menjauhkan diri dari agama atau mencampuradukannya dengan ilmu yang baru saya dapatkan (syubhat). Bagaimana saya bisa memfilter, kalau saya nggak punya penyaringnya.
Lebay ih, emang buku umum sebahaya itu? Tergantung.... Karena manusia memang selemah itu. Ketika bekal saya sudah cukup, maka saat itulah saya mulai mengintip keluar. Tapi bukan berarti yang udah baca buku umum, belum membekali diri dengan ilmu agama ya. Ini tentang saya, murni saya. Oke 😘
Nah, buku umum pertama yang saya baca setelah sekian lama adalah... atomic habit! Buku ini bagus banget menurut saya. Dan reviewnya udah dimana-mana. Rasanya udah basi & ketinggalan kalau saya review sekarang 🤭 jadi mungkin ini bukan review, tapi lebih ke testimoni 😁
Poin penting yang saya ambil dari buku ini adalah memudahkan saya dalam memahami & mengamalkan hadist,
"Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit." HR. Muslim no. 783
Dan beberapa teori yang disebutkan di buku ini, serasa sebenarnya Allah udah banyak memudahkan kita dalam beribadah. Contohnya, menggandengkan kebiasaan satu dengan yang lain. Seperti dzikir pagi petang lebih utama dilakukan setelah shalat subuh & ashar. Kerasa ya? Biar memudahkan kita dalam melakukannya. Dan masih banyak lagi menurut saya. Meski tentunya itu nggak hanya soal habit, tapi banyak juga fadhilah lainnya. Well, saya ucapkan hatur thank you buat Mas James Clear.. Buku ini bergizi lagi keren!

0 Comments