Review Buku #25: Tadabbur Bacaan Shalat

February 21, 2023

Hibernasi beberapa minggu dari review buku dan beralih sejenak ngutak-ngatik blog, tetap aja bookstagram manggil-manggil. Ternyata bisa bikin kangen ya 🤭

Selesai baca buku ini & kayaknya udah sebulanan yang lalu, baru mood posting sekarang. Dasar akutu, masih moodian 😬 Tapi nggak mutlak karena mood juga denk. Agak galau sama buku-buku yang udah dibaca sebelumnya. Udah diamalin atau belom? Jadi butuh waktu buat muhasabah & ngamalinnya. Walau pasti nggak akan pernah perfect, tapi keresahan itu penting bukan? (Yang udah belajar siroh pasti paham 🤭).

Ditambah baca buku ini, MasyaAllah.. walau pernah ikut kelas UOM tentang tadabbur bacaan shalat ini, tapi ada feel tersendiri kalau langsung baca dari bukunya. Saya bisa mengulang kata perkata, lalu berpikir, dan lalu lalu lainnya.

Buku ini terdiri dari 208 halaman, berisikan 4 Bab, dimulai dari:

🌸 Pengantar

🌸 Persiapan sebelum Shalat

🌸 Tadabbur Bacaan Shalat, dan

🌸 Muhasabah

Di bagian pengantar penulis menjelaskan terkait ibadah ruh & rahasia kelezatan ibadah. Jadi harapannya kita tuh nggak hanya peduli dengan tatacara shalat aja tapi juga peduli untuk menata ruh dari setiap ibadah yang kita lakukan.

Di bagian ini juga ngebahas menghadirkan ruh ibadah ketika shalat. Banyak kalimat yang saya garis bawahi karena banyak jlebnya. Di antaranya ngejelasin kalau amalan itu beda-beda tingkatannya sesuai dengan tingkatan keimanan & keikhlasan yang ada di hati. Walau ada 2 orang lagi sama-sama ngerjain shalat di shaf yang sama, bisa aja nilai shalat mereka seperti jarak antara langit & bumi. 😑 

Di bagian persiapan sebelum shalat dijelaskan mengenai jenis thaharah, wudhu, dan menjawab azan. Ibnul Qayyim, "Di antara perkara yang paling mengherankan adalah kamu mengenal Allah subhanahuwa ta'ala tapi kamu tidak mencintai-Nya, kamu mendengar seruan-Nya tapi kamu terlambat menjawabnya...." Hal. 40

Hm...

Lalu berlanjut ke bab tadabbur bacaan shalat. Yup, semua bacaan shalat dibahas di bab ini. Mulai dari takbir hingga salam. Tapi saya kutip salah satu bagian aja ya, yang ngebahas tentang sujud.

Selain ngejelasin makna bacaan shalat, juga ngejelasin makna keseluruhan dari gerakan shalat. "Maka tidak salah jika sujud ini dilakukan dua kali pada tiap raka'atnya. Karena ia menjadi gizi bagi hati dan nutrisi bagi ruh. Keduanya tidak bisa hidup tanpanya. Pengulangan sujud  semisal pengulangan dalam makan, sesuap demi sesuap hingga ia kenyang, dan minum seteguk demi seteguk hingga puas." Dan juga Rasulullah bilang kalau orang yang nggak nyempurnain rukuk dan sujudnya seperti orang lapar yang memakan satu atau dua kurma, sama sekali nggak bermanfaat untuk mengusir rasa lapar.

Jadinya bisa bikin kita meresapi lebih dalam baik terkait bacaan maupun gerakan. Bab teakhir ngejelasin tentang muhasabah, tujuan disyari'atkannya shalat:

  • Mengingat Allah
  • Mengagungkan Allah
  • Tunduk & Patuh kepada Allah
  • Menyucikan jiwa
Lalu, ada juga bahasan tentang shalat perpisahan. Maksudnya bukan jenis shalat ya, tapi gimana supaya kita bisa mengkondisikan bahwa ini adalah shalat terakhir kita. Seperti yang dinasihatkan Mu'adz kepada puteranya., "Wahai anakku, jika kamu shalat, maka shalatlah sebagaimana shalatnya orrang yang hendak berpisah. Janganlah kami menyangka bahwa kamu akan bisa kembali melaksanakan shalat lagi, selama-lamanya."

Buat teman-teman yang ngerasa shalatnya hampa, udah shalat tapi masih sering galau (itumah aku) dengan membaca buku ini semoga menjadi solusi ya, aamiin Allahumma aamiin.

You Might Also Like

0 Comments