Review Buku #5: Manajemen Waktu Para Ulama

February 21, 2023

"Sesungguhnya dampak dari menyia-nyiakan waktu di kalangan umat islam adalah stagnasi pasar buku dan buku tidak dibaca sebagaimana mestinya, juga kerelaan menjadi bodoh. Di sana tidak ada jiwa-jiwa yang merasa sakit karena kebodohannya! Sebab, jasad-jasad mereka lebih memilih sikap santai dan berleha-leha." Halaman 202.

"Kemudian, di sana juga terdapat pemikiran yang dipasung & melapangkan jalan bagi orang non muslim yang benar-benar rajin, di mana ia mengetahui bagaimana cara memanfaatkan waktunya." Halaman 202-203.

Kutipan di atas saya pilih sebagai pembuka review buku ini. Jleb, tapi memang demikianlah keadaannya. Hiks,

Hal ini mengingatkan saya dengan Jepang. Jepang dikenal sebagai salah satu Negara yang memiliki semangat membaca yang tinggi bahkan di tempat-tempat umum sekalipun. Membaca di transportasi umum adalah sebuah budaya. 

Tapi tahukah teman-teman bahwa ternyata Ulama-ulama terdahulu sudah lebih dulu melakukannya? 

Sebut saja Tsa'lab An-Nahwi. Saat di jalan, beliau terus membaca buku. Tiba-tiba saja beliau diseruduk seekor kuda, sehingga terlempar ke jurang. Dua hari kemudian beliau meninggal dunia. Dan di dalam buku ini dijelaskan bahwa nggak hanya Tsa'lab An-Nahwi saja ulama yang terbiasa membaca buku sambil berjalan.

Selain itu, rata-rata Ulama yang dikisahkan dalam buku ini, punya nafsu makan yang rendah. (*hehe becanda). Nggak sempat berlama-lama buat makan, wiskul, apalagi nontonin mukbang. Bukan makanannya nggak enak atau pun selera yang pahit. Tapi karena mereka merasa waktu terberat adalah waktu makan. Seperti Abu Hilal Al-Askari. Pun Dawud Ath-Tha'i beliau berkata, "Antara sekali menelan & mengunyah roti perbandingannya adalah bacaan 50 ayat." Maka beliau pun memilih roti yang dicelup agar lebih cepat saat menelan.

Petikan di atas hanya sebagian kecil kisah dari buku ini. Kebiasaan-kebiasaan ulama yang sudah lama hilang, berganti kebiasaan orang-orang di negeri lain. Akankah kebiasaan/budaya ini kembali?

*Mulai dari diri sendiri 💪


Bandung, 16 Desember 2021


You Might Also Like

0 Comments